6 Tips Menjadi Vegetarian Pemula

1 comment
6-Tips-Menjadi-Vegetarian-Pemula



Aloha Sobat Sajian Kira :D! Adakah di antara para Sobat yang memutuskan untuk menjadi vegetarian atau pola makan yang berfokus pada konsumsi makanan yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan? Tepat banget nih kami mau bisikin artikel tentang 6  tips menjadi vegetarian pemula. Nah, artikel ini juga diangkat berdasarkan Hari Vegetarian Sedunia yang akan dirayakan tiap tanggal 1 November nanti :D!

 

1.       Perbedaan Vegetarian dan Vegan

Yah memang sekilas mirip sih ya, tapi beda loh ternyata.

Perbedaan-vegetarian-dan-vegan


a.       Vegetarian

Pengertiannya adalah gaya hidup yang menerapkan pola makan tanpa mengonsumsi bahan makanan berbasis hewani. Jenis makanan yang dihindari seperti daging sapi, daging kambing, daging babi, daging unggas, serta makanan laut, seperti ikan dan kerang-kerangan.

 

Makanan vegetarian atau cenderung disebut juga dengan diet vegetarian ini hanya terdiri dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Jamur-jamuran pun termasuk bahan makanan yang mereka konsumsi.

 

Nah, para vegetarian ini ada banyak golongannya. Seperti :

1)      Lacto-vegetarian

Vegetarian jenis ini tidak mengonsumsi daging merah, daging unggas, ikan, dan telur.  Namun, mereka masih mengonsumsi susu dan produk turunannya seperti keju dan sebangsanya.

 

2)      Ovo-vegetarian

Vegetarian jenis ini tidak mengonsumsi semua makanan yang berasal dari hewan beserta produk turunannya. Namun, mereka membuat pengecualian hanya untuk telur.

 

3)      Lacto-ovo-vegetarian

Vegetarian jenis ini tidak mengonsumsi daging merah, daging unggas, dan ikan. Namun, mereka masih mengonsumsi telur, susu dan produk olahannya, termasuk keju dan yoghurt.

 

Selain di atas, ada lagi yang namanya fleksitarian / pescatarian. Vegetarian jenis ini bisa dikatakan sebagai semi vegetarian. Mereka tidak mengonsumsi daging merah tapi masih mengonsumsi ayam, ikan, serta susu dan produk turunannya. Di sisi lain ada juga para penggiat diet pescatarian yang tidak mengonsumsi daging merah maupun daging unggas tapi masih mengonsumsi berbagai makanan laut dan ikan. Nah, karena dasar istilah vegetarian adalah tidak mengonsumsi bahan makanan berbasis hewani, maka beberapa kalangan sepakat menganggap fleksitarian / pescatarian tidak termasuk golongan/jenis vegetarian.

 

b.      Vegan

Sebenarnya vegan masih tergolong tipe vegetarian, hanya saja memiliki batasan produk makanan yang dikonsumsi dan cenderung lebih ketat. Beberapa kalangan bahkan melabeli gaya hidup para vegan dengan istilah vegetarian gaya esktrem.

 

Para penggiat vegan menggunakan gaya hidup yang menghindari segala bentuk eksploitasi terhadap hewan yang akan dijadikan baik santapan, pakaian, kosmetik, dan hal lainnya.

 

Karena alasan tersebut, mereka tidak mengonsumsi berbagi produk berbasis hewani bahkan untuk produk susu, telur, madu, gelatin, dan suplemen ikan.

 

 

Perbedaan mendasar dari vegetarian dan vegan adalah dari segi etika dan pandangan hidup. Vegetarian memang tidak mengonsumsi hewan untuk dimakan bulat-bulat tapi masih mengonsumsi beberapa bahan turunan seperti susu dan telur selama hewan-hewan tersebut dipelihara dalam kondisi yang memadai. Berbeda dengan vegan yang benar-benar menentang keras segala konsumsi berbasis hewani, titik.

 

Pebedaan pandangan hidup dari vegan yang ekstrem juga menjadikan hal mendasar dan berbeda dari vegetarian. Para penggiat vegan percaya bahwa hewan memiliki hak hidup bebas, baik dari segi konsumsi atau pun penggunaan produk yang dihasilkan dari hewan yang diolah manusia. Bahkan mereka juga tidak menggunakan bahan pakaian seperti kain sutra atau jaket wol dari bulu.

 

Setelah mengetahui perbedaan vegetarian dan vegan, bagi yang tertarik boleh lanjut scroll ke bagian selanjutnya, 6 tips menjadi vegetarian pemula. Karena jika menjadi vegan tidak diperlukan tips, sudah jelas perbedaan ekstremnya.

 

2.       6 Tips Menjadi Vegetarian Pemula

6-Tips-Menjadi-Vegetarian-Pemula


a.       Kurangi makanan berbahan dasar hewani secara bertahap

Perubahan memang tidak bisa dilakukan dengan drastis, apalagi ada perbedaan rasa. Bisa diupayakan dengan mengurangi porsi bahan makanan berbasis hewani secara bertahap, pelan tapi pasti.

 

b.      Tentukan rencana memasak makanan dengan skedule

Skedule memasak baik yang sederhana atau pun detail, juga bisa dijadikan sebagai langkah awal yang penting. Jika setiap menu yang kita konsumsi telah dikotakkan dengan tepat, maka akan mempermudah kita dalam mengesekusinya. Kita tidak hanya pusing karena menu yang berganti, tapi juga rasa dan tekstur makanan. Jika sebelumnya otak sudah memproses ada perubahan menu yang sudah ditulis dalam sebuah skedule, maka otak dan lidah tidak akan sekaget sebelumnya.

 

Jika skedule sederhana hanya bersisikan waktu dan isi jadwal menu harian. Namun, skedule yang detail sampai pada berapa banyak persentase kandungan di dalam makanan.

 

Berikut beberapa menu sederhana yang bisa dicontoh :

ü  Sarapan: oatmeal dengan buah-buahan dan biji rami (flaxseed), telur orak-arik dengan tomat dan jamur, atau roti panggang isi alpukat dan sayuran

ü  Makan siang: salad, kentang dan ubi goreng, atau burger tempe

ü  Makan malam: nasi dan kari isi kacang polong, tortilla gulung isi sayuran dan kacang, atau terong tumis dengan keju parmesan (bagi lacto vegetarian)

 

c.       Mensubtitusikan olahan daging dengan alternatifnya

Meski rasanya berbeda dan jelas tak sama dengan olahan daging yang biasanya dikonsumsi, tapi beberapa olahan berikut mungkin bisa jadi bahan pertimbangan untuk dikonsumsi para vegetarian pemula :

ü  Daging merah, unggas atau ikan bisa diganti dengan tahu, tempe, seitan (daging tiruan yang berbahan dasar tepung gandum), jamur, dan nangka.

ü  Kaldu sapi atau ayam bisa diganti dengan kaldu dari sayuran atau jamur.

ü  Susu sapi bisa diganti dengan susu kedelai, susu almond, santan, dan susu dari beras.

ü  Keju bisa diganti dengan kedelai, kacang mete, atau jamur ragi.

 

d.      Mencermati tiap label makanan atau minuman yang akan dikonsumsi

Dengan mencermati tiap label makanan atau minuman yang akan dikonsumsi, maka akan mempermudah mawas diri. Harapannya akan berpegang teguh pada prinsip menjadi vegetarian.

 

Nah, untuk penggiat lacto vegetarian, perlu juga menghindari :

ü  Madu pada makanan jadi, teh, atau produk kecantikan

ü  Gelatin atau kolagen dalam permen kenyal dan marshmallow

ü  Whey dan kasein pada keju, roti, permen, serta krimer kopi

ü  L-sistein pada roti dan kue

 

e.      Tetap mencukupi kebutuhan nutrisi

Meski dengan menggiatkan diri sebagai vegetarian, tapi tetap saja akan beresiko kekerungan vitamin B12, zat besi, dan asam lemak omega-3. Ya, meski salah satu keuntungan menjadi vegetarian adalah dapat memelihara kesehatan jantung bahkan menurunkan risiko kanker dan diabetes sekalipun, tetap saja kita membutuhkan beberapa zat baik dari hewani. Beberapa pilihan bisa diajukan seperti mengonsumsi suplemen pendukung.

                Bisa juga dengan menambah porsi makan di bahan tertentu yang masih dibolehkan.

 

f.        Bergabung dengan komunitas

Tidak bisa dipungkiri bahwa bergabung dengan komunitas, maka diri ini akan merasa memiliki teman seperjuangan. Mereka bisa saling kasih dukungan dan motivasi, agar para vegetarian pemula tidak kendor niat dan usahanya.

 

Di komunitas tersebut banyak juga yang disharingkan. Dari apa saja bahan makanan yang harus dihindari sampai persentase kandungan sebuah menu. Bisa juga saling berbagi suka duka dan resep baru. Sehingga kita juga bisa berinovasi tentang resep makanan baru yang rasanya masih enak di lidah.

 

3.       Penutup

Memilih untuk hidup sebagai vegetarian atau tidak itu memang hak setiap manusia. Punya persepsi hidup dalam mengonsumsi suatu hidangan itu sah-sah saja. Yang tidak boleh adalah keadaan di mana saling mengotot, keras kepala pada pendapatnya masing-masing yang jelas saling berbeda. Sikapi perbedaan dalam mengonsumsi sebijak mungkin.

 

Nah, semoga artikel 6 tips menjadi vegetarianpemula ini cukup membantu ya. Semoga yang memilih menjadi vegetarian pun tidak tergoyahkan niatnya. Jika ada yang ingin menambahkan boleh sekali lho, langsung ke kolom komentar ya :D

Sehat-sehat ya Para Sobat Sajian Kira :D!

 

Sumber :

https://www.alodokter.com/kenali-perbedaan-vegan-dan-vegetarian

https://hellosehat.com/nutrisi/diet/pola-makan-vegetarian/

https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Vegan_Sedunia

https://nakita.grid.id/read/022911513/selamat-hari-vegetarian-sedunia-para-pemula-wajib-tahu-cara-buat-meal-plan-dengan-mudah?page=all

https://nakita.grid.id/read/022917810/sambut-hari-vegetarian-sedunia-para-vegetarian-wajib-tahu-ini-dia-bahan-makanan-tinggi-protein-yang-wajib-diketahui?page=all

https://womantalk.com/health/articles/ini-3-tips-mudah-untuk-menjadi-vegetarian-buat-para-pemula-A2JqZ

https://nationalgeographic.grid.id/read/131827735/ingin-menjadi-vegetarian-berikut-lima-langkah-awal-yang-bisa-dilakukan?page=all


Note : Terima kasih telah menyempatkan membaca hingga akhir. Silakan jika ingin membagi isinya dan mohon disertakan sumbernya.
Sajian Kira
Ashry Kartika | Penulis Lepas di beragam proyek

Related Posts

1 comment

  1. Saya kok belum kepikiran utk jadi vegetarian ya... Dasarnya emang rakus alias doyan makan sih... Bismillah yang penting sehat ya...

    ReplyDelete

Post a Comment